Iklan


 

Lapas Kelas I Medan Gelar Gebyar Nuzulul Qur’an dan Final MTQ, WBP Tunjukkan Kemampuan Tilawah

Redaksi
Kamis, 12 Maret 2026, Maret 12, 2026 WIB Last Updated 2026-03-12T19:40:27Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
Lapas Kelas I Medan Gelar Gebyar Nuzulul Qur’an dan Final MTQ, WBP Tunjukkan Kemampuan Tilawah


Medan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan menggelar kegiatan Gebyar Nuzulul Qur’an yang dirangkaikan dengan Final Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Lapas dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) se-Sumatera Utara serta pemberian santunan kepada anak yatim. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (12/03/2026) di Masjid At-Taubah Lapas Kelas I Medan dalam suasana penuh khidmat di bulan suci Ramadhan.


Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), khususnya melalui pendekatan keagamaan. Selain menjadi ajang kompetisi membaca Al-Qur’an, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memperingati peristiwa turunnya Al-Qur’an yang memiliki nilai spiritual tinggi bagi umat Islam.


Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Yudi Suseno, Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi beserta jajaran, Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Danramil Sunggal, Ketua MUI Kota Medan, Sekretaris Umum Dewan Masjid Indonesia Kota Medan, para dewan hakim MTQ, serta perwakilan Lapas dan Rutan dari berbagai daerah di Sumatera Utara yang mengikuti babak final.


Turut hadir pula para tokoh agama, tamu undangan, serta keluarga para finalis MTQ yang memberikan dukungan langsung kepada peserta. Kehadiran para undangan menambah semarak dan kekhidmatan pelaksanaan kegiatan yang sarat nilai keagamaan tersebut.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan acara dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pelaksanaan babak final MTQ yang diikuti oleh para peserta terbaik yang sebelumnya telah melalui tahapan seleksi dari masing-masing Lapas dan Rutan di wilayah Sumatera Utara.


Ajang MTQ ini menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus mengasah kemampuan membaca serta memahami kandungan kitab suci tersebut. Para peserta menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan penuh penghayatan.


Selain perlombaan MTQ, kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim. Kegiatan sosial ini menjadi wujud kepedulian dan semangat berbagi di bulan suci Ramadhan, sekaligus menghadirkan nilai kemanusiaan dalam rangkaian acara keagamaan tersebut.


Dalam sambutannya, Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, menegaskan bahwa kegiatan MTQ dan peringatan Nuzulul Qur’an memiliki peran penting dalam pembinaan spiritual warga binaan. Ia berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta memperkuat iman dan takwa para warga binaan sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat.


Kegiatan Gebyar Nuzulul Qur’an dan Final MTQ Lapas/Rutan se-Sumatera Utara kemudian ditutup secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Yudi Suseno. Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang dinilai mampu menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan di lingkungan pemasyarakatan. Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, lancar, dan penuh kebersamaan.

Komentar

Tampilkan

Terkini